Skip to main content

√ 7 Manfaat Black Garlic yang Perlu Anda Ketahui untuk Kesehatan

TipSehat.Net - Di balik warnanya yang ‘gelap’ dan aromanya yang khas, ternyata black garlic menyimpan banyak khasiat yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Mulai dari menjaga berat badan, mencegah kanker, menormalkan tekanan darah hingga mengobati sakit gigi, semua bisa didapatkan dari bawang hitam. Namun tidak hanya jenis bawang putih saja yang sering dijadikan sebagai bumbu masakan saja, bawang putih hitam (black garlic) juga bisa digunakan sebagai bumbu masakan yang kaya akan manfaat.

Manfaat Black Garlic
Manfaat Black Garlic
Bawang putih hitam sudah cukup lama populer di dunia kuliner, misalnya pada sajian makanan ala Korea. Seperti dikutip dalam Jurnal Analisis Makanan dan Obat-obatan yang terbit pada Januari 2017, bawang putih hitam merupakan bawang putih yang sudah difermentasi dalam periode waktu lama dengan suhu tinggi 60-90 derajat celcius, di bawah kelembapan tinggi 80-9%.

Dalam proses fermentasinya, bawang putih jenis ini awalnya sama seperti bawang putih pada umumnya, namun dalam proses fermentasi yang lama ke lamaan akan menghitam. Selain itu, cita rasanya menjadi lebih manis dan teksturnya berubah menjadi kenyal. Proses fermentasi tersebut juga mengakibatkan hilangnya allicin penyebab bau menyengat dari bawang putih.

Lack garlic telah lama dikonsumsi di Korea Selatan, Jepang, Taiwan dan Thailand sekitar 10 tahun yang lalu. Kepopuleran bawang putih hitam kian menanjak sehingga banyak juga juru masak yang menggunakannya sebagai bumbu masakan, seperti sup, steak, risotto, dan ikan bakar.

Di balik rasanya yang manis dan mampu meningkatkan rasa pada makanan, bawang putih hitam menyimpan manfaat yang tak kalah baik dari bawang putih biasa. Berikut ini adalah manfaat dari black garlic yang harus Anda ketahui, diantaranya:

1. Menurunkan Glukosa dalam Darah
Mengutip dari jurnal terbitan Perpustakaan Nasional Kedokteran Amerika Serikat, bahwa dengan mengkonsumsi bawang putih hitam dalam jumlah yang tepat dapat mencegah Hyperlipidemia dan Hyperglikemia yang disebabkan oleh diet yang tinggi lemak.

2. Melindungi dari Kanker
Proses fermentasi pada bawang putih hitam berkontribusi meningkatkan senyawa S-allylcysteine komponen alami dari bawang putih segar dan Asam Amino Sistein. Dilansir dari HealthMad, kedua senyawa tersebut bisa membantu menurunkan kolesterol, dan mengurangi risiko kanker, seperti kanker paru-paru, kanker payudara, kanker otak, dan pankreas.

3. Tinggi Antioksidan
Menurut hasil penelitian, bahwa bawang putih hitam kaya akan antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas penyebab penyakit, seperti penyakit jantung, alzheimer, masalah peredaran dalam darah, peradangan sendi, dan penyakit kronis lainnya.

4. Melindungi dari Infeksi
Bawang putih hitam juga mengandung Zat Antimikroba, Antibiotik, dan Antijamur dalam bahan aktifnya, yaitu Allicin. Zat-zat tersebut bermanfaat untuk membantu meningkatkan metabolisme sehingga melindungi dari infeksi.

5. Mengurangi Lemak
Bagi Anda yang sedang menjalankan diet, bawang putih hitam bisa jadi salah satu bahan yang dapat menjadi bumbu pada makanan Anda. Sebab, bawang putih hitam dapat menurunkan jumlah lemak dalam tubuh, termasuk lemak pada perut.

6. Menjaga Kesehatan Jantung
Kandungan senyawa S-allylcysteine dalam bawang putih hitam yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, dapat juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan pada jantung Anda.

7. Mencegah Penuaan
Bawang putih hitam memiliki kemampuan untuk mengganti sel-sel dalam tubuh yang rusak. Sehingga sel-sel tersebut dapat kembali diperbarui. Jadi, bagi Anda yang ingin awet muda, tidak ada salahnya untuk rutin mengkonsumsi bawang putih hitam.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar